JAKARTA — Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut disampaikan langsung kepada awak media sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan Iman di Media Center BEI, Jakarta, Jumat. Ia menegaskan langkah tersebut diambil tanpa membuka ruang tanya jawab.
“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin. menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman.
Meski melepas jabatannya, Iman menyatakan tetap menaruh harapan besar terhadap masa depan pasar modal nasional. Ia meyakini pengunduran dirinya dapat menjadi momentum perbaikan iklim kepercayaan.
“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” katanya.
Iman juga menyinggung pergerakan positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, yang menurutnya perlu dijaga secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” ujar Iman.
Terkait mekanisme kelembagaan, Iman memastikan seluruh proses administratif akan berjalan sesuai aturan yang berlaku di internal BEI. Untuk sementara, jabatan Direktur Utama akan diisi oleh pelaksana tugas hingga ditetapkan pimpinan definitif.
“Administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara PLT yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” jelasnya.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, pasar merespons positif. Pada perdagangan Jumat (30/01) pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 88,88 poin atau 1,08 persen ke level 8.321,08, mencerminkan optimisme pelaku pasar di tengah dinamika yang terjadi.
