Tatang menegaskan, penguatan pendidikan vokasi dan layanan inklusif menjadi kunci mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 pun mendapat antusiasme luas.
Lebih dari 1.500 pengunjung hadir, mulai dari peserta didik, guru, kepala sekolah, hingga mitra industri. Acara ini menampilkan 22 stan dari SMK, SLB, LKP, PKBM, SKB, UPT, dan DWP.
Beragam kegiatan turut digelar, seperti lokakarya nail art, barista, memasak pastri, hingga kelas tari untuk konten kreator. Seluruh rangkaian menegaskan arah pendidikan vokasi yang inklusif dan berdaya saing.







