JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka peluang kemitraan strategis dengan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PB PMII) untuk memperkuat kontribusi perempuan muda dalam agenda pembangunan nasional. Fokus utama kerja sama ini diarahkan pada dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta upaya pencegahan stunting.
Komitmen tersebut disampaikan Wapres saat menerima 16 mahasiswi Pengurus Harian KOPRI PB PMII di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin. Dalam pertemuan itu, Wapres menekankan pentingnya peran organisasi perempuan dalam pemberdayaan generasi muda.
“KOPRI harus menjadi garda terdepan organisasi perempuan yang mampu memberdayakan anak muda, terutama dalam pengembangan kompetensi dan pengetahuan,” pesan Wapres, sebagaimana disampaikan Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulan Sari Aliyatus Sholikhah melalui Sekretariat Wakil Presiden.
Wulan menyampaikan apresiasi atas sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai membuka ruang partisipasi perempuan secara inklusif, khususnya dalam pelaksanaan Program MBG. Menurutnya, keterlibatan tenaga perempuan di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi contoh konkret peran strategis perempuan dalam program tersebut.
Sebagai bentuk dukungan akademik, KOPRI turut menyerahkan Jurnal KOPRI, yang berisi kumpulan karya tulis ilmiah hasil kajian terhadap Program MBG dari berbagai sudut pandang, mulai dari implementasi kebijakan, mekanisme pengawasan, hingga temuan riset lapangan. Jurnal ini diharapkan menjadi kontribusi intelektual KOPRI dalam memperkuat kebijakan strategis pemerintah.
Dalam kesempatan yang sama, Wulan juga mengungkapkan kesiapan Wapres untuk menghadiri agenda besar KOPRI bertajuk Women and Youth Ramadhan Fest. Kegiatan ini direncanakan melibatkan santri, mahasiswa se-Jabodetabek, kader PMII dan KOPRI, serta perwakilan BEM, dengan tujuan memberikan motivasi dan arahan kepada generasi muda agar mampu menjawab tantangan zaman, terutama di bidang teknologi.
Dukungan Wapres terhadap peran KOPRI juga mencakup isu pencegahan stunting melalui kolaborasi dengan berbagai program pemerintah.
“Harapan Pak Wapres, kader-kader muda perempuan KOPRI ke depan dapat melahirkan generasi masa depan yang lebih sehat, terampil, dan berwawasan luas,” ujar Wulan.
Selain itu, KOPRI memaparkan program unggulan KOPRI Magang yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kader PMII dan mahasiswa. Program ini mendapat perhatian khusus dari Wapres.
“Beliau menyarankan agar ditentukan beberapa lokus strategis sebagai tempat pemagangan bagi kader KOPRI. Program ini dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dan sangat bermanfaat untuk pengembangan kapasitas anak muda, khususnya mahasiswa,” kata Wulan.
Melalui pertemuan tersebut, Wapres berharap KOPRI dapat tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi perempuan muda yang berdaya saing, adaptif, dan siap menghadapi dinamika perubahan zaman.
