Indonesia–Yordania Fokuskan Kerja Sama Kedokteran untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Wamendiktisaintek Stella Christie bertemu Duta Besar (Dubes) Yordania untuk Indonesia, Sudqi Atallah Abd Alkader Al Omoush. (Foto: Kompas.com)

JAKARTA – Indonesia memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dengan Yordania di bidang ilmu kedokteran.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie dengan Dubes Yordania.

Pertemuan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026.

Fokus awal diarahkan pada pendidikan kedokteran dan kesehatan yang dinilai strategis.

Wamen Stella menekankan pentingnya implementasi konkret dalam setiap kerja sama internasional.

Bacaan Lainnya

“Untuk tahap awal, mari kita fokus pada kerja sama pada bidang ilmu kedokteran karena penguatan ilmu kedokteran menjadi prioritas strategis dan Indonesia masih membutuhkan lebih banyak tenaga medis, spesialis, serta pengembangan riset kesehatan yang kuat,” ujar Stella.

Ia menilai Yordania memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan pendidikan kedokteran.

“Ini merupakan kesempatan yang baik bagi kami, bekerjasama dengan Yordania, salah satu pusat ilmu kedokteran di kawasan Timur Tengah, banyak orang datang ke Yordania untuk belajar dan mengembangkan medical sciences,” tambah Stella.

Kerja sama meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta program visiting professor.

Kedua negara juga sepakat membentuk gugus tugas untuk menyusun peta jalan kolaborasi.

Dubes Yordania menyatakan kesiapan universitas negaranya bermitra dengan perguruan tinggi Indonesia.

Kolaborasi ini menjadi bagian penguatan hubungan bilateral Indonesia–Yordania yang terjalin sejak 1950.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *