JAKARTA – PT Sarinah memutuskan tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat di Aceh dan Sumatera yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana banjir.
Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, mengatakan perayaan Tahun Baru 2026 di kawasan Sarinah akan dilaksanakan secara lebih sederhana dan bermakna. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta agar perayaan tidak dilakukan secara berlebihan di tengah suasana duka.
“Beberapa kegiatan yang tadinya kami rencanakan untuk sangat amat meriah, kami akan melakukannya lebih sederhana, lebih bermakna, dengan tujuan untuk memberikan dukungan kepada teman-teman yang sedang berduka di Sumatera,” ujar Raisha dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.
Sebagai pengganti pesta kembang api, Sarinah akan menggelar doa bersama lintas agama pada malam pergantian tahun. Kegiatan tersebut akan dipimpin oleh lima pemuka agama dan dirangkaikan dengan penggalangan dana bagi korban banjir di Sumatera. Aksi kemanusiaan ini dilakukan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Baznas Baziz Jakarta.
Selain kegiatan doa dan donasi, Sarinah juga menghadirkan Festiloka Panggung Nusantara 2026, sebuah pertunjukan musik dan seni etnik Indonesia. Acara ini diharapkan tetap menarik minat pengunjung sekaligus menghadirkan nuansa kebersamaan yang lebih reflektif.
Dalam pertunjukan tersebut, Sarinah akan menampilkan Tiara Andini dan grup musik Moluccan Soul sebagai bintang tamu utama. Sejumlah tarian tradisional Nusantara juga akan ditampilkan, di antaranya Tari Jaranan dari Kediri dan Tari Burung Enggang dari Kalimantan.
Selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Sarinah memproyeksikan jumlah pengunjung mencapai 300 ribu orang pada rentang waktu 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Angka ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, Sarinah menyiapkan sejumlah langkah operasional, antara lain penebalan 113 personel, koordinasi dengan aparat keamanan, pengecekan sistem gedung dan proteksi kebakaran, serta penyesuaian jam operasional.
Pada malam pergantian tahun, pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin akan beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga 00.00 WIB, menyesuaikan dengan rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
