Borong Tiga Penghargaan PRIA 2026, PNM Tegaskan Komunikasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Tiga trophi penghargaan yang diraih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2026 yang digelar di Yogyakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Istimewa)

JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan prestasi di bidang komunikasi korporasi dengan menyabet tiga penghargaan dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2026.

Dalam ajang tersebut, PNM meraih Gold Winner pada sektor Anak Usaha BUMN, Silver Winner kategori Owned Media Subkategori Video Profile, serta Bronze Winner kategori Program Komunikasi Social Responsibility (SR) Subkategori Community Based Development.

Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi cerminan komitmen seluruh insan perusahaan dalam membangun komunikasi yang bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membawa dampak nyata.

“Bagi kami, komunikasi bukan sekadar menyampaikan pesan melainkan menghadirkan dampak. Apa yang dikomunikasikan harus mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, apresiasi dari PRIA Awards 2026 merupakan bentuk pengakuan atas keseriusan perusahaan dalam mengelola komunikasi yang berorientasi pada perubahan sosial.

Bacaan Lainnya

Menurut Dodot, komunikasi yang dibangun PNM tidak berhenti pada narasi semata, melainkan harus hidup dalam transformasi yang dirasakan langsung oleh nasabah dan masyarakat luas.

PNM, lanjutnya, terus memastikan setiap pesan perusahaan selaras dengan misi sosial dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, terutama bagi perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.

Penghargaan PRIA Awards 2026 sendiri diserahkan pada 13 Februari 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta. Tahun ini, tercatat 158 karya dari berbagai instansi turut berkompetisi, mulai dari kementerian, lembaga, BUMN, anak usaha BUMN, korporasi swasta, pemerintah daerah, BUMD, hingga perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Dodot juga mengungkapkan bahwa hingga kini PNM telah menjangkau 60.250 desa dan kelurahan dari sekitar 84.000 wilayah di Indonesia dengan total nasabah mencapai 22,9 juta orang.

Cakupan yang luas tersebut, kata dia, menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan. PNM bahkan menyalurkan dana minimal Rp1 miliar setiap tahun di tiap desa binaan guna mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga prasejahtera secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *