JAKARTA – Menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan dana tunai sebesar Rp23,97 triliun. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan transaksi masyarakat, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa penyediaan likuiditas tersebut telah disesuaikan dengan proyeksi lonjakan aktivitas keuangan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“BNI memastikan kesiapan likuiditas dan jaringan layanan agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” kata Okki dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Dari total dana yang dialokasikan, Rp16,64 triliun disiapkan untuk pengisian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM). Sementara Rp7,33 triliun lainnya dialokasikan untuk kebutuhan transaksi di kantor cabang.
BNI memperkirakan kebutuhan uang tunai selama periode tersebut mencapai sekitar Rp1,71 triliun per hari. Estimasi ini mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari pencairan tunjangan hari raya (THR), belanja kebutuhan Lebaran, hingga persiapan perjalanan mudik.
Untuk menjaga kelancaran layanan, BNI juga akan membuka operasional terbatas pada 20 Maret 2026 di 23 outlet serta 23 Maret 2026 di 32 outlet. Layanan ini dibuka pukul 10.00 hingga 12.00 waktu setempat, dengan transaksi tertentu seperti setoran BBM Pertamina, Bulog, penerimaan negara, pemindahan dana antar rekening BNI, serta setoran dan penarikan tunai.
Selain kantor cabang, perseroan mengoptimalkan Layanan Gerak BNI (O-Branch) yang ditempatkan di jalur mudik, kawasan wisata, dan titik-titik keramaian. BNI juga mengandalkan lebih dari 217 ribu Agen46 yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memperluas akses layanan perbankan.
Dari sisi digital, BNI mendorong penggunaan aplikasi wondr by BNI yang hingga akhir Februari 2026 telah digunakan oleh 12,7 juta nasabah. Aplikasi ini memungkinkan nasabah melakukan transfer, pembayaran tagihan, pembelian kebutuhan, hingga memantau pengeluaran tanpa harus datang ke kantor cabang.
Dengan kombinasi kesiapan likuiditas dan jaringan layanan yang luas, BNI memastikan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran berjalan lancar melalui kanal fisik maupun digital.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang optimal melalui sinergi jaringan fisik dan digital agar kebutuhan perbankan nasabah selama periode mudik dan Idul Fitri tetap terpenuhi dengan baik,” tutup Okki.







