Beragama di Tengah Merosotnya Nilai Kemanusiaan

Ilustrasi. (Foto: Chatgpt.com)

Oleh: Maulana Hanif Rahman (Tenaga Administrasi KUA Kab Lumajang)

Identitias Agama merupakan sebuah wadah bagi umat manusia agar menjadi pribadi yang baik dan berpikir logis. Secara universal, Agama memberi ruang lingkup kebebasan, baik kebebasan dalam tindakan atau kebebasan dalam mengambil keputusan sesuai dengan norma dan hukum yang telah ditetapkan oleh Agama. Sebelum Agama diwahyukan  oleh Allah SWT, di antara golongan umat manusia masih menganut paham yang tidak sama sekali masuk akal, bahkan mereka melakukan tindakan yang kerap kali di luar nalar. Agama diutus sebagai hidayah dan karunia dari Allah SWT.

Dalam perspektif Al-Qur’an Agama memiliki arti yang paling suci yakni Agama Islam yaitu sebagai rahmatan lil alamin, rahmat bagi manusia dan seluruh alam. Memberi kesejahteraan dan ketenangan serta perdamaian. Sebab, agama menuntun manusia untuk mencapai kemuliaan dan ridho baik di dunia atau di akhirat. Dalam hal lain Agama merupakan suatu kebutuhan yang wajib hukumnya dipelajari dan diamalkan. Tak banyak di antara golongan mereka yang beragama dapat mengetahui hakikat dan makna Agama itu sendiri. Bahkan lebih mirisnya mereka yang mengaku beragama tidak menunjukkan sikap kedermawanannya.

Pos terkait