Forkopimda Aceh Ungkap Dugaan Ada Aktor di Balik Kerusuhan Saat HDA

Saat warga Aceh kibarkan Bendera Bulan Bintang di Aceh gantikan Bendera Merah Putih. (Foto: Istimewa)

Bendera Merah Putih Diturunkan

Kerusuhan terjadi setelah massa yang mengikuti kegiatan zikir akbar dan doa tolak bala di Masjid Raya Baiturrahman menurunkan bendera Merah Putih yang berada di salah satu tiang di kawasan pekarangan masjid.

Massa kemudian menggantinya dengan bendera bulan bintang. Aksi tersebut berujung pada kericuhan dan aparat keamanan melakukan tindakan pembubaran.

TNI dan Polri disebut melepaskan tembakan serta gas air mata untuk mengendalikan situasi. Sebanyak lima orang sempat diamankan aparat, tetapi kemudian dilepaskan kembali.

Situasi serupa juga terjadi di kawasan Pendopo Gubernur Aceh. Massa yang sebagian besar disebut berusia di bawah 30 tahun dilaporkan mencopot lambang burung Garuda dan menginjak-injaknya.

Massa juga menurunkan bendera Merah Putih dan menggantinya dengan bendera bulan bintang.

Bacaan Lainnya

Rangkaian peristiwa tersebut kini menjadi perhatian Forkopimda Aceh. Selain menyikapi tindakan massa di lapangan, pemerintah dan aparat keamanan juga perlu menelusuri dugaan adanya pihak yang mengarahkan atau menggerakkan aksi tersebut.

Pemerintah Aceh menilai pengungkapan aktor di balik kerusuhan menjadi bagian penting dalam memahami rangkaian peristiwa yang terjadi pada peringatan Hari Damai Aceh sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Pos terkait