Viral Penilaian Juri Tak Konsisten, MPR Evaluasi Total LCC Empat Pilar 2026

Ilustrasi: Tangkapan layar Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026. (Dok. YT MPRGOID)

JAKARTA – Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI secara resmi melakukan penelusuran internal dan evaluasi menyeluruh atas insiden yang terjadi pada Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026. Langkah ini diambil menyusul viralnya video perlombaan yang memperlihatkan perbedaan skor pada dua jawaban yang identik.

Peristiwa tersebut bermula saat babak rebutan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Grup C dari SMAN 1 Pontianak menjawab dengan lengkap: “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.” Namun, jawaban tersebut dinyatakan salah oleh dewan juri dengan pengurangan nilai 5 poin.

Ironisnya, saat pertanyaan dilempar dan Grup B dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang sama persis secara kata per kata, juri justru memberikan nilai 10. “Iya, inti jawabannya sudah benar. Nilai 10,” ujar Dyastasita, Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI yang bertindak sebagai juri dalam video tersebut.

Ketegangan sempat terjadi di panggung saat Grup C melayangkan protes karena merasa jawaban mereka sama. Namun, pihak juri berdalih bahwa Grup C tidak menyebutkan frasa “Dewan Perwakilan Daerah” dan menekankan pentingnya artikulasi yang jelas. Juri lainnya, Indri Wahyuni, menyatakan, “Kalau menurut kalian sudah, tapi Dewan Juri menilai kalian tidak karena tidak mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya Dewan Juri berhak memberikan nilai -5.”

Menanggapi kegaduhan di media sosial, Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah memastikan pihaknya tengah menelaah kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa MPR memahami pentingnya nilai sportivitas dan keadilan dalam pendidikan generasi muda.

Bacaan Lainnya

“Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI saat ini tengah melakukan penelusuran internal,” ungkap Siti dalam keterangan resminya, Senin (11/5).

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang mencoreng marwah kompetisi kebangsaan tersebut. Ia mengakui adanya kelalaian teknis dan penilaian yang perlu segera diperbaiki.

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” tegas Akbar. Ia juga menambahkan, “Saya melihat, Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini.”

Evaluasi ke depan akan mencakup perbaikan tata suara, kejelasan artikulasi, mekanisme verifikasi jawaban, hingga tata kelola penyelesaian keberatan di lapangan agar integritas LCC Empat Pilar tetap terjaga di mata publik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *