Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Galis Bangkalan Terpilih sebagai Penerima Mandaya Awards 2026

Perwakilan Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Nyai Hj. Maryamah Bahri dan Gus Ibrohim Muchlis, M.Ag saat menerima penghargaan, di Jakarta pada Selasa (27/10/2026). (Foto: Akmal)

Cak Imin juga menyoroti peran koperasi dalam membangun kemandirian ekonomi dari tingkat bawah. Penguatan koperasi diharapkan dapat memperluas peluang usaha, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendorong pemerataan kesejahteraan.

Selain itu, keterlibatan perguruan tinggi menjadi salah satu aspek penting dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan pemberitaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Cak Imin menyampaikan bahwa sebanyak 18.849 desa mengalami kemajuan melalui program pemberdayaan dan pendampingan dengan metode baru yang melibatkan 217 perguruan tinggi di Indonesia.

Kolaborasi berbagai pihak tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat yang inklusif, adil, dan berdaya saing. Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Bagi Pondok Pesantren Al-Ibrohimy, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus mengembangkan potensi ekonomi produktif dan memperkuat tata kelola kelembagaan. Pengembangan usaha pesantren diharapkan dapat berjalan secara terencana dengan memperhatikan potensi lokal serta peluang untuk memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.

Melalui capaian ini, Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Galis Bangkalan diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Komitmen untuk terus belajar, berinovasi, dan membangun kemandirian menjadi bagian penting dalam mewujudkan pesantren yang berdaya serta memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pos terkait