UKW PWI Probolinggo Raya Tuntas, 24 Wartawan dari Jenjang Muda hingga Utama Kompeten

Foto bersama kegiatan UKW PWI Probolinggo pada 23-24 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO –  Sebanyak 24 jurnalis dinyatakan kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-60 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo Raya.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 23-24 Oktober 2026, di Paiton Operation House (POH) 2, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Peserta terdiri dari enam wartawan jenjang muda, 12 madya, dan enam utama. Seluruh peserta berhasil memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan tim penguji.

Pembukaan UKW dihadiri Kepala Diskominfo Kota Probolinggo Lucia Aries Yulianti, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, perwakilan POMI Paiton, serta unsur Forkopimda Kabupaten dan Kota.

Ketua PWI Probolinggo Raya, Babul Arifandi, mengatakan UKW menjadi langkah penting untuk meningkatkan profesionalisme wartawan sekaligus membekali jurnalis agar mampu menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“UKW ini menjadi identitas bagi seorang profesional. Sudah sepantasnya seorang wartawan memiliki ‘SIM’ untuk menjalankan profesinya dalam menyebarkan informasi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Babul.

Ia menjelaskan, PWI Probolinggo Raya kembali aktif sekitar tujuh tahun lalu. Sejak itu, organisasi tersebut telah tiga kali menyelenggarakan UKW sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas wartawan.

Kepala Diskominfo Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianti, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai profesionalisme dan integritas menjadi hal penting dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Lucia juga mengingatkan wartawan agar tetap berpegang pada kode etik jurnalistik. Pers, menurutnya, memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Profesionalisme dan integritas merupakan bagian dari tugas serta tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Sementara itu, dr. Anang Budi Yoelijanto menyebut pers sebagai mitra strategis pemerintah. Ia berharap UKW dapat meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat pemahaman wartawan terhadap etika jurnalistik.

Pos terkait