UKW PWI Probolinggo Raya Tuntas, 24 Wartawan dari Jenjang Muda hingga Utama Kompeten

Foto bersama kegiatan UKW PWI Probolinggo pada 23-24 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)

Anang menegaskan, sertifikat bukan menjadi tujuan akhir dari pelaksanaan UKW. Kompetensi yang diperoleh harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

Seluruh Peserta Dinyatakan Lulus UKW

Hasil UKW diumumkan pada penutupan kegiatan oleh tim penguji yang dipimpin Machmud Suhermono. Tiga penguji lainnya yakni Eko Pamuji, Nurwahid, dan Ainur Rohim.

Machmud menyampaikan bahwa seluruh peserta berhasil memenuhi standar kompetensi. Tidak ada peserta yang dinyatakan belum kompeten.

“Berdasarkan hasil pengujian, dari seluruh 24 peserta dinyatakan kompeten,” ujar Machmud saat membacakan hasil UKW yang disambut tepuk tangan para peserta.

Bacaan Lainnya

Hasil tersebut menambah jumlah wartawan kompeten secara nasional dari 20.910 menjadi 20.934 orang. UKW di Probolinggo Raya ini juga tercatat sebagai angkatan ke-876 secara nasional.

Ketua PWI Jawa Timur, M. Lutfi Hakim, mengingatkan peserta agar tidak berhenti setelah memperoleh sertifikat kompetensi. Menurutnya, keberhasilan UKW harus diikuti penerapan kemampuan jurnalistik dalam menghasilkan berita yang berkualitas.

“Sertifikasi memang menjadi salah satu tolok ukur untuk mengetahui apakah seorang wartawan telah memenuhi standar kompetensi. Akan tetapi, yang lebih penting adalah implementasi dari kemampuan tersebut,” katanya.

Babul Arifandi juga berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama UKW. Ia menekankan pentingnya menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penyelenggaraan UKW Angkatan ke-60 ini mendapat dukungan dari Paiton Energy dan POMI, PT PLN Nusantara Power UP Paiton, Bank Jatim Cabang Kraksaan, serta PT DABN Probolinggo.

Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha dan insan pers dalam mendorong peningkatan kualitas jurnalistik serta penyebaran informasi yang benar kepada masyarakat.

Pos terkait