SOLOK — Upaya penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus dilakukan dengan melibatkan ratusan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain membantu warga terdampak, personel TNI difokuskan pada pencarian dua warga yang dilaporkan hilang serta pembersihan material banjir yang menutup akses utama Padang–Solok.
Komandan Korem 032 Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno mengatakan ratusan personel telah diterjunkan ke lokasi bencana sejak Senin malam dan kembali diperkuat pada Selasa pagi.
“Ratusan personel TNI sudah berada di lokasi dari Senin malam dan berlanjut pada Selasa pagi,” kata Aji di Padang, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, personel yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut berasal dari Kodim 0309/Solok dan Batalyon TP 951/PM. Mereka ditugaskan untuk membantu proses evakuasi, memberikan pertolongan kepada masyarakat, serta menangani berbagai dampak yang ditimbulkan banjir bandang.
Penanganan di lapangan tidak hanya menghadapi genangan air. Banjir bandang juga membawa material longsoran berupa pasir, batu, dan lumpur yang menerjang sejumlah kawasan serta merusak permukiman warga.
Salah satu prioritas TNI saat ini adalah membuka kembali akses jalan utama yang menghubungkan Padang dengan Solok. Material yang terbawa arus banjir menutup sejumlah bagian jalan sehingga menghambat mobilitas masyarakat dan proses penanganan bencana.







