“Kami juga fokus untuk pembersihan material banjir bandang yang telah memutus akses jalan utama Padang dengan Solok, sehingga jalan itu bisa segera dipulihkan kembali,” ujarnya.
Selain membersihkan material, Danrem 032 Wirabraja juga memerintahkan personel untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua warga yang hingga kini dilaporkan hilang setelah bencana terjadi.
Untuk mempercepat penanganan, Kodim 0309/Solok turut mengerahkan alat berat. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material banjir yang menutup akses serta berdampak terhadap permukiman masyarakat.
Banjir bandang menerjang wilayah Arosuka, Solok, pada Senin sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum kejadian, kawasan tersebut dilanda hujan dengan intensitas tinggi sejak sekitar pukul 18.00 WIB.
Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat dan membawa material berupa lumpur, batu, serta pasir dari kawasan terdampak longsor. Hingga Selasa, proses pencarian korban, pembersihan material, dan pemulihan akses transportasi masih menjadi bagian utama dari penanganan bencana di wilayah tersebut.







