LAMONGAN – Kebakaran menghanguskan puluhan kios pedagang kaki lima di kawasan Jembatan Babat-Widang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (8/8/2026) tersebut menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp359,3 juta.
Polres Lamongan kini masih menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda kawasan perdagangan di Jalan Tambangan, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, tersebut.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mendata bangunan dan barang milik warga yang terdampak.
“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal api berasal dari pembakaran sampah di belakang salah satu warung di bawah jembatan, namun hal itu masih didalami,” katanya di Lamongan, Minggu.
Menurut Hamzaid, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Barang bukti turut dikumpulkan untuk membantu memastikan sumber api dan penyebab kebakaran.
Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Api dengan cepat meluas dan menghanguskan puluhan kios pedagang kaki lima yang berada di kawasan bawah jembatan.
Selain kios, kobaran api juga mengakibatkan sebuah mushalla, pangkalan ojek, serta dua unit sepeda motor yang terparkir di lokasi ikut terbakar.
Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Satpol PP Lamongan kemudian melakukan upaya pemadaman hingga proses pendinginan. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Lamongan Rayin mengatakan seluruh proses pemadaman dan pendinginan telah selesai dilakukan sekitar pukul 20.40 WIB.
Kondisi lokasi saat ini telah dinyatakan aman. Meski demikian, petugas masih melakukan pendataan lanjutan terhadap bangunan dan barang milik warga yang mengalami kerusakan maupun terbakar.
Rayin mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki aktivitas tinggi dan banyak terdapat material yang mudah terbakar.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.







