JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang berlangsung di Bandar Lampung resmi melahirkan pemimpin baru. Calon ketua umum nomor urut 2, Ade Jona Prasetyo, terpilih secara aklamasi untuk memimpin Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi setelah mengantongi dukungan mayoritas mutlak dari pemilik suara.
Ketua sidang pemilihan caketum Munas Hipmi, Muhammad Puri Andamas, menegaskan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara telah diselesaikan dengan sangat kondusif. “Proses berjalan secara lancar, tuntas dan baik,” ujarnya saat memimpin jalannya persidangan di Novotel, Bandar Lampung.
Kemenangan aklamasi Ade Jona ini tidak lepas dari dinamika politik organisasi yang cair menjelang pembukaan Munas. Dua kandidat ketua umum lainnya, Anthony Leong dan Reynaldo Bryan, memutuskan untuk mengalihkan dukungan mereka di saat-saat terakhir. Langkah taktis ini dinilai banyak pihak sebagai upaya menjaga persatuan para pengusaha muda, meskipun pada awalnya terdapat empat caketum yang siap bertanding, termasuk Afi Kalla.
Menanggapi kemenangan ini, pihak Ade Jona menegaskan komitmennya untuk menghapus sekat-sekat kompetisi pasca-Munas. Rekonsiliasi internal menjadi agenda utama demi menggerakkan roda organisasi secara maksimal ke depan.
“Ade Jona akan tetap merangkul dan memperhatikan 38 BPD dari seluruh Indonesia tanpa ada membeda-bedakan antara pendukung dan bukan pendukung selama terselenggaranya Munas Hipmi,” demikian keterangan resmi dari tim pemenangan Ade Jona, Kamis (11/6/2026).
Sebelumnya, hajat terbesar pengusaha muda ini dibuka secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (10/6/2026). Mengusung tema besar “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional”, Munas XVIII kali ini menjadi salah satu yang paling strategis bagi arah perekonomian bangsa.
Hajatan akbar yang berlangsung selama dua hari (10-11 Juni 2026) tersebut menjadi magnet bagi ekosistem dunia usaha nasional. Tercatat lebih dari 2.000 peserta memadati ruang munas, yang dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, seluruh fungsionaris Hipmi, hingga para mantan Ketua Umum Hipmi terdahulu.
Dengan terpilihnya Ade Jona, tantangan besar kini menanti BPP Hipmi untuk menyatukan visi 38 Badan Pengurus Daerah (BPD) di seluruh Indonesia. Komitmen inklusivitas yang dijanjikan oleh ketum terpilih akan menjadi ujian pertama dalam menepati janji sinergi ekonomi nasional di bawah kepengurusan yang baru.







