Refleksi Hari Kartini, KOPRI PMII UIN Sunan Kalijaga Gelar Aksi Damai Tolak Kekerasan Seksual

Foto Bersama Massa Aksi. (Foto: Istimewa)

Dalam aksi tersebut, Koordinator Kajian dan Advokasi KOPRI, Nabilla Auliani, juga mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap perempuan.

“Perempuan tidak dapat direduksi menjadi objek, melainkan subjek penuh dalam kehidupan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Hanun Luthfiyah dari bidang kajian dan advokasi menekankan pentingnya menghadirkan ruang aman bagi semua individu tanpa diskriminasi. Ia menegaskan bahwa kekerasan seksual merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.

“Ruang aman adalah hak semua manusia, dan tidak boleh ada pembiaran terhadap pelaku kekerasan seksual,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Aksi damai ini menjadi wujud komitmen KOPRI GERGET dalam memperjuangkan keadilan gender serta meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya kekerasan seksual. Pada momentum Hari Kartini ini sebagai ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan berkeadilan.

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *