Refleksi Hari Kartini, KOPRI PMII UIN Sunan Kalijaga Gelar Aksi Damai Tolak Kekerasan Seksual

Foto Bersama Massa Aksi. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA Memperingati Hari Kartini pada 21 April 2026, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI GERGET) Komisariat Pondok Sahabat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar aksi damai sebagai bentuk penolakan terhadap kekerasan seksual. Kegiatan ini berlangsung di Pertigaan Revolusi UIN Sunan Kalijaga pada pukul 16.00–17.00 WIB, disertai pembagian bunga kepada masyarakat sebagai simbol kepedulian dan solidaritas.

Ketua Komisariat PMII Pondok Sahabat, Shahib Labibul Hikam, menegaskan bahwa isu kekerasan seksual tidak boleh dipandang sebelah mata dan harus dilawan secara kolektif.

“Kekerasan seksual adalah bentuk nyata penindasan terhadap perempuan. Momentum Hari Kartini harus menjadi refleksi bersama bahwa perempuan memiliki hak untuk bersuara, memperjuangkan akses, dan kesetaraan. Tidak ada lagi ruang untuk rasa malu, diam, atau terpendam,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua KOPRI GERGET Komisariat Pondok Sahabat, Meylina Adilla, menyoroti masih terbatasnya akses pendidikan bagi perempuan, khususnya di wilayah pedesaan. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan.

“Sebagai perempuan, kita memiliki hak asasi yang sama. Pendidikan adalah investasi masa depan sebagaimana yang telah diajarkan oleh Kartini. Tidak ada lagi stigma bahwa perempuan hanya terbatas pada ruang domestik,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *