Sosok Misterius Berbaju Hitam Intai Demo Mahasiswa

Mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) membentangkan poster saat aksi unjuk rasa di Jakarta, Jumat (12/6/2026). (Foto: Bisnis.com)

JAKARTA – Sebuah rekaman video amatir yang viral di media sosial Threads memicu tanda tanya besar publik. Video tersebut merekam keberadaan sejumlah pria berbaju hitam yang berdiri di area rooftop gedung-gedung pencakar langit di kawasan Jakarta Pusat, tepat saat aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung pada Jumat (12/6/2026).

Isu ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Threads @gabriellaocv, yang merekam fenomena ganjil tersebut pada pukul 15.42 WIB. Dalam video yang beredar, terlihat sosok berpakaian hitam berdiri di pinggiran atap gedung tinggi, mengamati pergerakan massa di bawahnya.

“Menurut kalian aneh ga si ada orang berdiri di pinggir gedung? Bertanya aja nih. Kok berani ya di pinggir gitu,” tulis Gabriella dalam narasinya.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh Tempo, Gabriella membeberkan bahwa pemantauan dari ketinggian tersebut tidak hanya terjadi di satu titik.

Ia mengaku melihat setidaknya tiga orang misterius yang tersebar di atap tiga gedung berbeda di sekitar lokasi aksi, yakni Gedung Hotel Indonesia, Gedung UOB, dan Graha Mandiri.

Bacaan Lainnya

“Di video yang saya share sebelumnya, ada dua orang. Ada satu orang yang berdiri di pinggir gedung. Kami heran melihat orang yang berdiri itu,” ungkap Gabriella saat dimintai keterangan via Threads, Jumat (12/6/2026).

Momen tersebut terekam ketika massa mahasiswa mulai melakukan long march menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Hingga Sabtu pagi, unggahan tersebut telah memicu gelombang atensi publik yang masif di dunia maya, meraup lebih dari 54 ribu suka, dibagikan ulang sebanyak 13 ribu kali, dan menuai lebih dari dua ribu komentar.

Di sisi lain, situasi di lapangan memang sempat memanas sebelum massa mencapai lokasi tersebut. Ratusan mahasiswa yang mengendarai bus dari berbagai universitas sempat tertahan akibat blokade ketat personel kepolisian di kawasan Semanggi.

Larangan dari aparat tidak menyurutkan langkah mahasiswa; mereka memilih turun dari bus dan berjalan kaki, memaksa menerobos barikade demi mencapai Bundaran HI.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BEM FH UI), Anandaku Dimas Rumi, menyayangkan tindakan represif berupa penghadangan tanpa alasan yang jelas tersebut, padahal prosedur perizinan aksi telah dipenuhi.

“Harusnya kami belok kiri ke arah Sudirman, tapi jalan ditutup. Mereka cuma ketawa saja saat kami minta dibukakan jalan,” sesal Dimas.

Merespons ketegangan ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa kawasan Bundaran HI steril dari segala bentuk demonstrasi karena merupakan pusat ekonomi dan aktivitas warga.

“Lokasi tersebut bukan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk penyampaian aspirasi. Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik penyampaian aspirasi dapat diarahkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR,” tegas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto.

Hingga saat ini, identitas dan tujuan keberadaan para pria berbaju hitam di atas gedung-gedung strategis tersebut masih menjadi teka-teki yang menimbulkan spekulasi kritis di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *