Agresivitas Politik Jokowi dan Pertaruhan Besar Bagi PSI

Mantan Presiden ke-7, Jokowi di Bandara Adi Soemarmo Solo, hendak terbang ke Lampung, Jumat (26/6/2026). (Foto: Detik)

LAMPUNG — Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), resmi memulai safari politiknya ke Provinsi Lampung pada Jumat (26/6/2026). Kehadiran mantan Wali Kota Solo yang kini berusia 65 tahun tersebut memicu perhatian publik karena dinilai sarat akan agenda politik terselubung, di tengah klaim relawan yang menyebut kunjungannya murni untuk memenuhi kerinduan masyarakat pascapurnatugas.

Jokowi bertolak dari Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat pagi dengan penampilan yang mencolok. Ia terlihat mengenakan kemeja dan topi putih yang dihiasi logo bergambar gajah khas Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dalam lawatan kali ini, Jokowi didampingi langsung oleh putra bungsunya yang juga Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Langkah ini mempertegas cita-cita Jokowi yang ingin mendongkrak dan menjadikan PSI sebagai mesin politik yang kuat di tanah air.

Meskipun atribut partai terlihat sangat kental, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Brigade Rakyat Nusantara Provinsi Lampung, Sarhani, justru menepis adanya muatan politis dalam kunjungan ini. Sarhani menegaskan bahwa kehadiran Jokowi murni sebagai respons atas kerinduan warga Lampung kepada mantan kepala negara tersebut.

“Kami mengundang beliau karena banyak menerima informasi, masukan dari masyarakat umum bahwa ingin dikunjungi Pak Jokowi pascapurnatugas sebagai presiden,” kata Sarhani saat dihubungi pada Rabu (24/6/2026) dilansir dari Tempo.

Bacaan Lainnya

Sarhani juga menambahkan bahwa dalam kapasitasnya saat ini, Jokowi datang sebagai rakyat biasa dan tidak membawa agenda politik tertentu. Guna menyemarakkan kedatangan, para relawan bahkan telah bersiap membentangkan baliho penyambutan di berbagai titik di daerah paling selatan Pulau Sumatera tersebut.

Kontras dengan pernyataan relawan, seluruh rangkaian kegiatan Jokowi di Lampung nyatanya disupervisi langsung oleh mesin partai dan kelompok pendukung setianya. Saat dimintai keterangan mengenai agendanya selama tiga hari ke depan, Jokowi memaparkan bahwa seluruh jadwal telah diatur secara ketat oleh internal partai dan relawan.

“Rundown acaranya sudah dibuat, baik dari relawan, dari PSI semuanya sudah. Nanti pokoknya padat,” ungkap mantan kader PDI Perjuangan tersebut.

Selama tiga hari di Lampung, Jokowi dijadwalkan melakoni agenda yang cukup padat. Tidak hanya berdialog dengan tokoh adat dan relawan, ia juga akan menyambangi sejumlah fasilitas publik dan keagamaan, antara lain Pesantren Al Qodiri di Lampung Tengah, Pasar Kota Gajah Lampung Tengah, Museum Transmigrasi Pesawaran, Kirab Budaya di Lampung Timur, hingga Pondok Pesantren Darussalamah Braja Dewa.

Menanggapi kembalinya aktivitas luar ruang Jokowi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara dan Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi, memberikan respons positif. Pihaknya menyambut baik kepulihan kesehatan Jokowi yang sempat menurun beberapa waktu lalu.

“Kalau kami dari Gerindra, ya kami menyampaikan selamat ya karena artinya beliau sudah sehat kembali, karena sebelumnya kan sempat agak kurang fit,” ujar Prasetyo di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Menurut Prasetyo, manuver blusukan yang dilakukan oleh ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini merupakan hal yang wajar mengingat ketokohannya di kancah nasional. “Sebagai tokoh dan negarawan ya saya kira enggak ada masalah,” pungkasnya.

Provinsi Lampung menjadi titik pembuka dari rangkaian safari panjang Jokowi ke berbagai wilayah di Indonesia. Setelah merampungkan agenda di Bumi Ruwa Jurai, Jokowi dikabarkan akan melanjutkan perjalanan blusukannya menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Barat demi memenuhi undangan yang diklaim datang dari masyarakat setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *